Deretan Pelanggaran Bripda PS, Oknum Polisi yang Ditembak Usai Memeras Warga yang Check In di Hotel

Ilustrasi anggota Polisi
Ilustrasi oknum polisi jadi tersangka kasus penerimaan bintara Polri. (foto: istimewa)

JABARNEWS | SOLO – Onkum polisi berinisial Bripda PS harus merasakan timah panas rekannya sesama polisi.

Ia terpaksa harus ditembak setelah berupaya kabur dalam penangkapan di kawasan Kecamatan Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa (19/4) lalu.

Baca Juga:  Hanyut di Sungai Padang, Bocah Asal Serdang Bedagai Ditemukan Tewas

Seperti diketahui, oknum anggota Polres Wonogiri ini ditembak karena melakukan pemerasan terhadap warga saat check in di hotel melati.

Namun, Bripda PS ini rupanya sudah beberapa kali menjalani sidang kode etik di institusi kesatuannya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Targetkan Pencapaian Zakat Sebesar Rp 1,6 triliun

“Dia beberapa kali menjalani sidang kode etik,” Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy saat rilis kasus pemerasan di Polda Jateng, Kamis (21/4) lalu.

Baca Juga:  Waduh, Anggota Polisi Ini Sebut Banyak Mafia di Tubuh Polri, Semua Harus Bayar

Dilansir dari Kompas.com, Bripda PS ini juga pernah melakukan tindakan penganiayaan terhadap pacarnya. “Pernah menganiaya pacarnya,” ungkap Kombes Pol Iqbal.

Bukan itu saja, ia juga pernah bikin keonaran yang menyebakan dua perguruan beladiri bentrok.