“Alhamdulillah, kondisi Bapak berangsur membaik, hari ini sudah di perbolehkan pulang dan akan menjalani istirahat di rumah untuk pemulihan. Mudah-mudahan segera pulih dan dapat menjalankan aktivitas kembali,” ujar salah seorang ajudan Diky Candra.
Ambruknya Diky Candra sempat memicu kekhawatiran publik mengingat konstelasi birokrasi di internal Pemerintah Kota Tasikmalaya sedang dalam kondisi rawan.
Saat ini, sejumlah posisi nomor satu di ring pimpinan daerah sedang kosong ditinggal cuti beribadah haji ke Tanah Suci.
Beberapa pejabat utama yang sedang absen di antaranya Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sandi Lesmana, hingga Kapolres Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto.
Absennya para pucuk pimpinan ini otomatis menempatkan Diky Candra sebagai “penjaga gawang” tunggal yang mengendalikan seluruh jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.





