JABARNEWS | INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai menerapkan Program Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS) sebagai langkah mempercepat modernisasi sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas padi di daerah lumbung pangan nasional tersebut.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan penerapan sistem pertanian modern menjadi kebutuhan mendesak agar sektor pertanian tetap produktif dan efisien di tengah tantangan perubahan zaman.
“Proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Kalau kita tidak melakukan modernisasi, pertanian kita bisa stagnan,” kata Lucky dalam keterangan yang diterima, Sabtu (16/5/2026).
Program PM-AAS mulai diterapkan melalui kegiatan tanam perdana di Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu pada Rabu (13/5/2026).
Lucky menyebut Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan sawah mencapai hampir 125 ribu hektare. Kondisi tersebut menjadikan Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga kebutuhan pangan nasional.





