“Berkat kerja sama yang sangat baik dengan Polda, Kodam, Polres, dan juga jajaran kewilayahan, kami bisa melakukan antisipasi yang sangat baik,” katanya.
Selain kecelakaan lalu lintas, petugas juga menangani seorang warga yang mengalami serangan jantung usai menyaksikan pertandingan Persib di rumah. Korban berhasil mendapatkan penanganan medis tepat waktu.
“Macam-macam, kecelakaan lalu lintas kebanyakan. Ada satu orang serangan jantung di rumah setelah nonton Persib. Tapi kita sudah tangani. Alhamdulillah semuanya selamat,” ujar Farhan.
Ia menambahkan layanan darurat 112, 113, dan 119 turut disiagakan selama malam perayaan untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.
Pemkot Bandung kini bersiap menghadapi potensi lonjakan euforia berikutnya pada 17 Mei mendatang yang diperkirakan bertepatan dengan puncak perayaan bobotoh dan Hari Tatar Sunda.





