Farhan menyebut pengembangan RDF mendapat dukungan dari TNI yang disebut siap membantu peningkatan kapasitas pengolahan sampah di Kota Bandung.
“TNI menjanjikan kapasitas pengolahan RDF sampai 1.000 ton,” ujarnya.
Pemerintah kota juga berencana menambah unit pengolahan sampah dan alat pengendali polusi untuk mendukung sistem baru tersebut. Namun, rencana itu masih dalam tahap perhitungan anggaran.
Farhan menilai persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan pengangkutan, tetapi membutuhkan sistem pengolahan yang kuat dan berkelanjutan.
“Inovasi menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





