Daerah

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Cianjur Kurangi Ukuran dan Produksi

×

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Cianjur Kurangi Ukuran dan Produksi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi, Kedelai. (Istimewa)
Ilustrasi, Kedelai. (Istimewa)

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan ada beberapa penyebab harga kedelai mengalami kenaikan karena lahan pertanian kedelai lokal menurun dan belum masuk musim panen, sedangkan produk impor terlambat.

Baca Juga:  Kasus Penyerobotan Lahan Tanjung Cemara Memanas, Warga Sukaresik Tuntut Pengembalian Tanah

“Harga kedelai impor naik, untuk kedelai lokal baru memasuki musim panen jadi belum banyak tersedia, sebagian panenan kedelai lokal dialokasikan untuk benih atau bibit. Sedangkan luas lahan berkurang karena petani memilih kembali menanam ladang dengan padi,” katanya.

Baca Juga:  Humas Kota Bandung Gelar Podcast di Pasar Kreatif Mall TSM

Saat musim tanam Oktober dan Desember tahun lalu, petani di Cianjur mayoritas menanam padi sesuai ketersediaan air, sehingga jumlah kedelai pada awal tahun berkurang.

Baca Juga:  Kabar Baik, 6.076 Pegawai Non-ASN di Depok Berpeluang Jadi PPPK Paruh Waktu

“Kita sedang mencari solusi termasuk berkoordinasi lintas dinas untuk memberikan pengetahuan pada petani untuk menanam kedelai,” katanya. ***

Pages ( 2 of 2 ): 1 2

Tinggalkan Balasan