Daerah

SPMB Cirebon 2026, Imron Larang Titipan dan Manipulasi Domisili

×

SPMB Cirebon 2026, Imron Larang Titipan dan Manipulasi Domisili

Sebarkan artikel ini
Bupati Cirebon
Bupati Cirebon Imron. (Foto: Cerebon Raya).

Ia secara khusus mengingatkan agar tidak ada praktik titipan siswa, manipulasi data domisili, pungutan liar hingga bentuk penyimpangan lain yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

“Yang kita jaga kelancaran proses penerimaan murid baru, sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gus Menteri Terus Berupaya Wujudkan Arahan Presiden Joko Widodo

Imron meminta kepala sekolah, panitia SPMB dan pengawas sekolah menjaga integritas serta profesionalisme selama proses penerimaan berlangsung. Pemerintah daerah juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon memastikan sistem pelaksanaan, petunjuk teknis, aplikasi hingga layanan pengaduan dapat diakses masyarakat secara mudah dan optimal.

Baca Juga:  Banjir Masih Genangi 3 Desa di Cirebon, Warga Terdampak Mencapai 908 Orang

Ia menekankan keterbukaan informasi menjadi hal penting dalam pelaksanaan SPMB karena masyarakat kini semakin kritis terhadap layanan pendidikan. Karena itu, seluruh sekolah diminta aktif menyosialisasikan mekanisme penerimaan murid baru dan responsif terhadap pertanyaan maupun pengaduan masyarakat.

Baca Juga:  Catat! Ini Tiga Titik Rawan Macet di Jalur Puncak Jelang Libur Nataru 2026

“Keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab Disdik ataupun sekolah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda, dewan pendidikan, organisasi profesi guru, dan masyarakat,” tandasnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2