
“Iya pelaku banyak testimoninya, sudah banyak, jadi saya percaya karena banyak buktinya. Saat itu pelaku sangat menyakinkan buat dia menjual tiket, tapi nyatanya dia itu penipuan,” ujar Arif.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dorong Penataan Permukiman di Bojongloa Kaler, Siapkan Stimulus Rp2,5 Miliar
Arif juga menjelaskan cara dia membeli tiket pada penipu itu. Katanya, prosesnya sangat biasa, seperti transaksi pada umumnya.
“Ya standar aja, dia itu pembayarannya split, jadi harus kirimin dulu setengah harga, baru dia kasih approve yang lain,” jelasnya.
Bukannya mendapat tiket, malah setelah itu si penjual tiket memblokir nomor Arif. Si penipu menghilang tanpa kabar.
“Terus saya kirim semuanya malah enggak ada tiketnya. Dalam waktu dua hari dikabari sudah enggak bisa, langsung diblokir nomornya,” ucap Arif.





