Daerah

Dedi Mulyadi Soroti Kemiskinan Struktural di Jabar, Anak Sekolah hingga Bank Emok

×

Dedi Mulyadi Soroti Kemiskinan Struktural di Jabar, Anak Sekolah hingga Bank Emok

Sebarkan artikel ini
KDM
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa).

Dedi menyoroti bahwa peredaran uang dari rentenir tersebut sangat terorganisir dan menyusup lewat komunitas ibu-ibu di tingkat RT, yang kemudian menjadi penghubung utama transaksi pinjaman ilegal berbunga tinggi.

“Mereka adalah kaki tangan dari peredaran uang gelap itu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: APBD Perubahan 2025 Rp32,8 Triliun Harus Tepat Guna

Situasi menjadi semakin rumit ketika bantuan sosial pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), tidak dijadikan modal produktif, melainkan habis untuk melunasi utang.

Baca Juga:  Minta Warga Jangan Tergoda Bank Emok, Ngatiyana akan Persempit Ruang Gerak Rentenir di Kota Cimahi

“Duit PKH dipakai buat bayar bank emok, muncul lagi lewat bantuan ekonomi pinjaman modal, uangnya akan selalu habis,” kata Dedi, yang akrab disapa KDM.

Menurutnya, kondisi ini bukan semata karena negara lalai. Pemerintah sudah mengucurkan triliunan rupiah dalam bentuk stimulus dan bansos. Namun, mentalitas konsumtif dan hilangnya etos kerja menjadi penyebab utama ketergantungan di kelas menengah bawah.

Baca Juga:  Belum Terdaftar di KPU Pusat, KPU Purwakarta Belum Bisa Terima Berkas Parpol
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3