Daerah

Kemlu Harus Tegas Soal Drone Penyusup Bawah Laut, Kata Guru Besar UI

×

Kemlu Harus Tegas Soal Drone Penyusup Bawah Laut, Kata Guru Besar UI

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia harus tegas terhadap negara pemilik pesawat nir-awak (drone) mata-mata bawah laut.

“Bila sudah diketahui asal usul negara yang memiliki drone tersebut, Kemlu harus melakukan protes diplomatik yang keras terhadap negara tersebut dan bila perlu tindakan tegas lainnya,” ujar Hikmahanto Juwana dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga:  Bahas Pilkada Subang 2024, KIPP Kongkow Bareng Komunitas Gen Z

Ia mengatakan drone bawah laut ditemukan nelayan di dekat Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Saat ini TNI AL tengah mengamankannya

Protes keras dan tindakan tegas ini dilakukan terlepas apakah negara tersebut adalah negara sahabat, bahkan adanya ketergantungan Indonesia secara ekonomi, ujar Rektor Universitas Jenderal A. Yani itu.

Baca Juga:  Sambangi Anak Disabilitas hingga Monreker di Cimahi, Irawati Sampaikan Hal Ini

Ia mengatakan jangan sampai terulang kembali insiden atas agen intelijen Jerman.

“Kemlu hanya puas dengan klarifikasi Kedubes Jerman dan agen tersebut dipulangkan oleh Kedubes tanpa ada protes diplomatik,” ujar Hikmahanto.

Seharusnya, lanjut dia, Kemlu melakukan tindakan yang lebih tegas lainnya bila kegiatan mata-mata terkuak.

Baca Juga:  Komunitas Jurnalis dan Fishing Gacor Community Bandung Seru-Seruan Mancing Bareng

Ini semua dilakukan agar diplomasi untuk mempertahankan kedaulatan NKRI benar-benar diperankan oleh Kemlu, kata dia.

“Jangan sampai Indonesia dianggap lemah bahkan mudah untuk diajak berkompromi saat tindakan mata-mata yang dilakukan oleh negara lain terkuak,” ujar Hikmahanto.

Tinggalkan Balasan