JABARNEWS | CIREBON – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melarang kegiatan studi tour ke luar provinsi mendapat respons beragam.
Baca Juga: Butuh 13 Petugas Damkar untuk Evakuasi Seorang Pria Penderita Obesitas di Kabupaten Bogor
Kebijakan Dedi Mulyadi tersebut dinilai sebagai langkah tergesa-gesa yang tidak menyasar akar permasalahan utama.
Salah satu pihak yang menentang keputusan Dedi Mulyadi ini adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Abraham Muhammad.
Abraham menganggap kebijakan tersebut terlalu menyamaratakan kondisi dan berpotensi merugikan dunia pendidikan serta sektor pariwisata.





