Daerah

Kepala SMAN 5 Bekasi Buka Suara Soal Dugaan Pungutan Rp700 Ribu untuk Kegiatan Pramuka

×

Kepala SMAN 5 Bekasi Buka Suara Soal Dugaan Pungutan Rp700 Ribu untuk Kegiatan Pramuka

Sebarkan artikel ini
SMAN 5 Kota Bekasi
SMAN 5 Kota Bekasi. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BEKASI – Kepala SMAN 5 Kota Bekasi, Waluyo, akhirnya menanggapi isu pungutan Rp700 ribu per siswa dalam kegiatan Pelantikan Pramuka Calon Penegak (PPCP) yang dijadwalkan berlangsung di Semak Daun Village, Mega Mendung, Puncak Bogor, pada 2–4 September 2025.

Baca Juga:  Kades Di Purwakarta Ini Bangga Desanya Jadi Titik Singgah Kirab Pemuda 2018

“Kegiatan kepramukaan itu sesuai peraturan adalah wajib,” ujar Waluyo saat dikonfirmasi, Rabu, 27 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, keanggotaan Pramuka di jenjang SMA tetap menjadi kewajiban, terlepas dari status siswa sebelumnya di tingkat Penggalang.

Baca Juga:  Masyarakat Bandung Dihebohkan Adanya Komunitas 'Sunda Empire'

Meski begitu, Waluyo menegaskan pelantikan menjadi Penegak bukan bagian dari kewajiban. “Yang wajib itu menjadi anggota Pramuka selama bersekolah,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Bekasi Pertimbangkan Hapus Tunggakan PBB Rp1 Triliun, Tunggu Putusan Bupati
Pages ( 1 of 4 ): 1 234