“Saat petugas tiba, korban mengeluh pusing, mual, muntah, dan mata gelap. Kami langsung membawa mereka ke rumah sakit dan melakukan penyelidikan,” katanya.
Humas RSUD Sayang Cianjur Sandi menyampaikan, korban bernama Wahyu menghembuskan napas terakhir pada Kamis pukul 18.44 WIB, setelah menjalani perawatan intensif dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.44 WIB. Tim medis masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian, termasuk kemungkinan adanya penyakit bawaan,” ujarnya.
Sementara itu, dua korban lainnya masih menjalani perawatan dengan kondisi berangsur membaik, dan satu orang telah diperbolehkan pulang. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





