Daerah

Komisi V DPRD Jabar Anggap Pemprov Kurang Serius Tangani Tingginya Angka Pengangguran

×

Komisi V DPRD Jabar Anggap Pemprov Kurang Serius Tangani Tingginya Angka Pengangguran

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah. (foto: istimewa)
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah. (foto: istimewa)

Setengah pengangguran mencakup mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu namun masih mencari atau bersedia menerima pekerjaan lain.

Maulana mengungkapkan bahwa tingkat setengah pengangguran di Jawa Barat mencapai 9,27 persen, yang artinya dari 100 penduduk yang bekerja, sekitar sembilan orang di antaranya merupakan setengah pengangguran.

Baca Juga:  DPRD Jabar Siap Gelar Pelantikan Dewan Baru Periode 2024-2029

Di sisi lain, pekerja paruh waktu adalah mereka yang juga bekerja di bawah 35 jam per minggu, namun tidak mencari atau bersedia menerima pekerjaan tambahan.

Baca Juga:  Tunjangan Rumah DPRD Jabar Capai Rp 71 Juta, Dedi Mulyadi Sebut Itu Pergub Era Ridwan Kamil

Pada Februari 2024, persentase pekerja paruh waktu di Jawa Barat mencapai 20,53 persen, menunjukkan bahwa dari setiap 100 penduduk yang bekerja, terdapat 20 orang pekerja paruh waktu.

Baca Juga:  DPRD Jabar Minta Pemprov Beri Fasilitas Kepada Para Nelayan

Adapun pengangguran terbuka, yang meliputi mereka yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan, tercatat mencapai 6,91 persen.

Pages ( 2 of 5 ): 1 2 345