Daerah

KPAID Tasikmalaya Terus Gali Fakta Keterlibatan Orang Dewasa dalam Kasus Perundungan Anak

×

KPAID Tasikmalaya Terus Gali Fakta Keterlibatan Orang Dewasa dalam Kasus Perundungan Anak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kasus perundungan pelajar. (foto: ilustrasi)
Ilustrasi perundungan siswa SD. (foto: ilustrasi)

Menurut dia, tindakan tersebut tentu harus ditelusuri karena bisa jadi ada indikator lain termasuk keterlibatan orang dewasa sehingga anak-anak melakukan perbuatan tersebut.

“Kami tidak hanya fokus pada peristiwa itu, saya meyakini ada indikator lain alasan anak melakukan itu, artinya ada sebuah peristiwa sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Sebelum Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus, Dua Mahasiswa di Tasikmalaya Sempat Berpesta Miras

Ato menyampaikan KPAID Tasikmalaya dalam kasus ini tidak hanya memberikan perhatian kepada korban, melainkan pada anak-anak yang menjadi terduga pelaku perundungan agar mereka tetap mendapatkan hak dan perhatian khusus.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Harap Pusat Budaya Pagerageung di Tasikmalaya Bisa Lahirkan Kesenian yang Membanggakan

“Kami berpikir, baik korban maupun pelaku, hakikatnya adalah korban, korban dari lemahnya pola asuh, pengawasan lingkungan,” tuturnya.

Ato menyatakan bahwa munculnya kasus tersebut jangan sampai terduga pelaku juga menjadi korban perundungan, untuk itu tidak dulu memikirkan sanksi melainkan bagaimana mencari solusi yang terbaik dan saat ini kasusnya masih ditangani polisi.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini Kamis 8 September 2022
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan