Daerah

Krisis Sampah Jawa Barat Dorong Unisba Kembangkan Skema Kredit Karbon Halal di Expo 2026

×

Krisis Sampah Jawa Barat Dorong Unisba Kembangkan Skema Kredit Karbon Halal di Expo 2026

Sebarkan artikel ini
Unisba
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., saat membuka Unisba Expo 2026 yang digelar di Kampus Utama Unisba, Jalan Tamansari, Bandung, Rabu (21/1/2026). (Foto: Rian/JabarNews).

“Sampah ini dihasilkan oleh masyarakat. Maka kami mulai dari sosio-engineering, membangun kesadaran memilah dan mengelola sampah. Jika pendekatan itu tidak cukup, barulah teknologi kami terapkan,” katanya.

Teknologi yang dimaksud adalah reaktor plasma dingin, sistem pengolahan sampah tertutup yang dirancang tanpa pembakaran terbuka. Berbeda dengan insinerator, teknologi ini tidak menghasilkan asap dan menekan pelepasan karbon dioksida ke udara.

Baca Juga:  Lonjakan Sampah di Kota Depok Saat Lebaran Capai 1.100 Ton, Ini Kata DLHK

“Selama ini insinerator menghasilkan emisi CO₂ dan partikel berbahaya. Karena itu penggunaannya dilarang oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Pada sistem plasma dingin, CO₂ diolah kembali sehingga tidak dilepaskan ke udara. Arah akhirnya adalah zero carbon,” jelas Harits.

Baca Juga:  Gelar Wisuda Tatap Muka, Unisba Inginkan Alumni yang Tak Hanya Berilmu Tetapi Beretika

Selain mengurangi emisi, proses pengolahan ini menghasilkan biochar yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan unsur hara tanah. Unisba saat ini telah mengoperasikan dua unit reaktor plasma dingin, masing-masing di Nagreg dan Bandung, dengan kapasitas 500 kilogram hingga 1 ton sampah per jam.

Baca Juga:  Lantik Lebih dari 2.000 Maba, Rektor Unisba Mahasiwa Berpikir Maju dan Kuasai Teknologi

Dalam skema yang dirancang, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta akademik, tetapi juga dilibatkan dalam edukasi masyarakat, pengawasan operasional, dan pendampingan pengelolaan sampah. Harits menyebut, jika ke depan setiap kecamatan memiliki satu unit alat, kebutuhan sumber daya manusia akan meningkat signifikan.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3