Dari sisi harga, hidangan di restoran ini dipatok dalam rentang menengah, dengan kisaran harga menu mulai dari belasan ribu rupiah hingga puluhan ribu rupiah untuk menu utama. Skema ini dinilai manajemen sebagai upaya menjaga aksesibilitas tanpa mengorbankan kualitas bahan dan rasa.
Selain sajian kuliner, pengelola juga menghadirkan unsur budaya Jawa melalui pertunjukan kesenian yang melibatkan komunitas Paguyuban Jawa Tengah Bandung Raya. Kegiatan ini digelar pada waktu tertentu dan dimaksudkan sebagai penguat identitas budaya, bukan sebagai daya tarik komersial utama.
Respons pengunjung terhadap konsep tersebut terpantau positif. Sejumlah pelanggan menilai kehadiran masakan Jawa di Bandung memberikan alternatif baru di tengah homogenitas kuliner lokal.
Cynthia, salah satu pengunjung asal Bandung, mengaku tertarik karena perbedaan karakter rasa yang ditawarkan.
“Rasanya beda dari yang biasa saya makan di Bandung. Sambalnya pedas dan ayamnya berasa banget,” ujarnya.





