Ketua RT setempat, Adis, yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk membantu evakuasi. Ia kemudian menyusun strategi dengan mengalihkan perhatian monyet menggunakan pisang.
“Saya pancing dulu menggunakan pisang. Saat mereka teralih, saya masuk lewat belakang untuk menjemput anak-anak,” kata Adis.
Melalui akses dapur di bagian belakang, Adis berhasil masuk ke dalam rumah dan mengevakuasi anak-anak Nanang agar bisa keluar dengan aman.
Menurutnya, keberadaan kawanan monyet ini semakin mengkhawatirkan karena perilakunya yang agresif dan tidak takut terhadap manusia. Bahkan, saat diusir, hewan tersebut justru menunjukkan respons menyerang.
Ia juga mengaku belum mengetahui asal-usul kemunculan kawanan monyet tersebut, mengingat lokasi permukiman tidak berada dekat dengan kawasan hutan besar.





