Daerah

Pasanggiri Kawih Jadi Bentuk Komitmen PDI Perjuangan Lestarikan Seni dan Budaya

×

Pasanggiri Kawih Jadi Bentuk Komitmen PDI Perjuangan Lestarikan Seni dan Budaya

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono dalam acara Pasanggiri Kawih Wanda Anyar-an, di De Majestic, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (2/12/2023). (Foto: Istimewa).
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono dalam acara Pasanggiri Kawih Wanda Anyar-an, di De Majestic, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (2/12/2023). (Foto: Istimewa).

Adapun peserta yang ikut ada kategorinya, yakni kategori suara murwa (pemula), suarantara (di antara pemula dan mahir), suara nindya (mahir), dan suara utama (kelas bintang).

Baca Juga:  T20 Indonesia 2022, Ridwan Kamil Paparkan Transformasi Desa Digital di Jabar

“Kenapa kelas bintang? Karena memang biasanya pasanggiri itu sudah ketebak juaranya. Maka, peserta yang sudah memperoleh juara 1, 2, dan 3 di tingkat kota/kabupaten dan provinsi itu harus masuk suara utama. Kami menilai peserta yang ikut itu mulai hapalan, notasi, lirik, hingga teknik ngawihan serta gestur dan ekspresi,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga:  Bawaslu Kota Bandung Duga akan Ada Perubahan Transaksi Politik Uang di Pemilu 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 3 of 3 ): 12 3