Daerah

Pedagang Ngotot Tolak Penertiban PKL di Kawasan Wisata Puncak Bogor, Begini Kata Asmawa Tosepu

×

Pedagang Ngotot Tolak Penertiban PKL di Kawasan Wisata Puncak Bogor, Begini Kata Asmawa Tosepu

Sebarkan artikel ini
Para pedagang di kawasan puncak Bogor menolak penertiban oleh Pemkab Bogor
Para pedagang di kawasan puncak Bogor menolak penertiban oleh Pemkab Bogor. (foto: istimewa)

JABARNEWS │ BOGOR – Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melanjutkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Wisata Puncak tetap berjalan meskipun ada perlawanan dari pedagang.

Baca Juga:  Raperda Penyelenggaraan Pangan Harus Manfaat Bagi Konsumen dan Produsen

Asmawa menekankan bahwa langkah ini merupakan penataan ulang kawasan, bukan penggusuran. Hal ini disampaikannya Asmawa seusai berdiskusi dengan perwakilan pedagang di Rest Area Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Senin (24/6).

Baca Juga:  379 Warga Telukjambe dapat Bantuan Kontrakan Usai Penertiban Bangunan Liar, Dedi Mulyadi Tegaskan Ini

“Yang namanya penolakan itu biasa, ini sebenarnya bukan penggusuran tetapi penertiban, penataan kawasan Puncak Bogor,” tandasnya.

Penertiban dimulai dengan apel pasukan yang kemudian diikuti dengan kunjungan Asmawa ke lokasi demo pedagang yang memblokir jalan di depan rest area.

Baca Juga:  Anak Terseret Arus Air Ditemukan Tak Bernyawa

Walaupun terjadi dialog dengan para pedagang, Asmawa tetap meminta Satpol PP untuk membubarkan aksi dan melanjutkan pembongkaran lapak-lapak PKL di sepanjang Jalur Puncak.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2