Daerah

Perceraian di Kabupaten Bandung Tembus 9.606 Perkara Sepanjang 2025, Mayoritas Gugatan dari Istri!

×

Perceraian di Kabupaten Bandung Tembus 9.606 Perkara Sepanjang 2025, Mayoritas Gugatan dari Istri!

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi angka perceraian. (foto: istimewa)

“Perselisihan itu paling banyak dipicu faktor ekonomi, terutama persoalan nafkah,” ujarnya.

Selain faktor ekonomi, penyebab lainnya meliputi kehadiran pihak ketiga, judi daring, pinjaman online, hingga perbedaan keyakinan yang merusak keharmonisan rumah tangga.

Baca Juga:  Bukan Faktor Ekonomi, Kasus Perceraian di Bandung Didominasi Perselisihan dan Pertengkaran

Dari total perkara yang masuk, sekitar 95 persen telah diputus. Namun tidak seluruhnya dikabulkan karena sebagian ditolak akibat bukti yang tidak kuat, para pihak masih hidup rukun, atau gugatan dicabut.

Baca Juga:  Tolak Putusan Sela PTUN, Pedagang Pasar Baru Indramayu Unjuk Rasa

“Datang ke pengadilan tidak selalu berakhir cerai. Hakim selalu berupaya menasihati dan merukunkan para pihak, bahkan hingga menjelang putusan,” katanya.

Baca Juga:  Kota Bandung Pecahkan Rekor Main Angklung Nonstop Terlama di Indonesia

Samsul mengungkapkan Kecamatan Baleendah menjadi wilayah dengan jumlah perkara tertinggi, seiring kepadatan penduduk yang paling besar di Kabupaten Bandung.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3