Daerah

Pigai Dukung Kebijakan Dedi Mulyadi: Siswa Nakal ke Barak Militer Bukan Pelanggaran HAM

×

Pigai Dukung Kebijakan Dedi Mulyadi: Siswa Nakal ke Barak Militer Bukan Pelanggaran HAM

Sebarkan artikel ini
Menteri HAM Natalius Pigai dalam balutan jas biru bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengenakan pakaian putih dan ikat kepala, keduanya bertukar cendera mata di ruang pertemuan resmi dengan lambang Garuda Pancasila dan foto Presiden sebagai latar belakang.
Potret Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) dan Menteri HAM Natalius Pigai (kanan). (Foto: Instagram @kementerian_ham)

“Dalam konstitusi kita pendidikan itu hak sekaligus kewajiban, jadi pemerintah bertanggung jawab mendidik, pemerintah bertanggung jawab menghadirkan pendidikan yang berkualitas, yang baik, membentuk karakter mental, moral, disiplin, dan tanggung jawab,” jelasnya.

Baca Juga:  Innalillahi, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Sampaikan Kabar Duka

Menanggapi penolakan dari Komnas HAM dan pakar psikologi terhadap kebijakan tersebut, Pigai justru mempertanyakan landasan penolakan mereka.

“Komnas HAM pakai aturan apa? Sepanjang tidak mengganggu fisik, pendidikan itu bagus,” tegasnya.

Baca Juga:  Longsor Putus Jalan Lingkar Utara Jatigede, Bupati Sumedang Intruksikan Ini

Pigai menekankan bahwa yang tidak diperbolehkan adalah pendidikan yang disertai dengan kekerasan fisik.

Ia meminta agar kebijakan Gubernur Jabar ini dipahami sebagai pemindahan tempat belajar, bukan mengandalkan TNI sebagai pendidik.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Maaf dan Tanggung Jawab atas Insiden Pesta Pernikahan Maula-Putri di Garut
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3