Daerah

PMI Asal Kota Banjar Tak Bisa Pulang Karena Terkendala Ongkos, Jawaban Ade Uu Bikin Lega

×

PMI Asal Kota Banjar Tak Bisa Pulang Karena Terkendala Ongkos, Jawaban Ade Uu Bikin Lega

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih. (Foto: Rakyat Priangan).

JABARNEWS | BANJAR – Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih angkat bicara terkait pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Banjar bernama Tati Rohayati (59) yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya karena tidak punya biaya.

Baca Juga:  Di Kampung Ini hanya Boleh Berdiri 7 Rumah selama Ratusan Tahun, Lalu Bagaimana Jika Dilanggar?

Sebelumnya, Tati Rohayati warga Lingkungan Siluman Baru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, dikabarkan tidak bisa pulang karena terkendala ongkos pulang di Negeri Jiran Malaysia.

Ade Uu mengaku bahwa saat ini Pemerintah Kota Banjar tengah mempersiapkan proses kepulangan pekerja migran tersebut. Namun, untuk biayanya tidak menggunakan anggaran pemerintah.

Baca Juga:  Sempat Terhambat, Jadwal Kereta di Cirebon Kembali Normal

Meski begitu, pihaknya akan mengupayakan ongkos kepulangan pekerja migran Indonesia asal Kota Banjar tersebut melalui dana kebersamaan dan kepedulian. Sebab, pemerintah kota sendiri tidak menganggarkan.

Baca Juga:  Tok! Anggaran Pilkada 2024 di Kota Banjar Disetujui, Dana Cadangan Rp14 Miliar

“Kita tidak ada anggarannya. Kalau sudah menganggarkan mah gampang. Ini tidak ada anggarannya, tapi kita sedang mempersiapkan,” kata Ade Uu, Senin (23/5/2022).

Pages ( 1 of 3 ): 1 23

Tinggalkan Balasan