• Sabtu, 23 Oktober 2021

Edukasi Ceria Protokol Kesehatan, Badut Tasikmalaya Beraksi di PTM Terbatas

- Senin, 27 September 2021 | 20:58 WIB
Badut-badut dari Komunitas Badut Tasik (Battik) menghibur anak-anak sekaligus menyosialisasikan protokol kesehatan, di SDN Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Badut-badut dari Komunitas Badut Tasik (Battik) menghibur anak-anak sekaligus menyosialisasikan protokol kesehatan, di SDN Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

JABARNEWS | TASIKMALAYA – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). 

Di sela kegiatan PTM terbatas, sejumlah badut masuk ke kelas untuk melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan. Badut-badut itu berasal dari Komunitas Badut Tasik (Battik).

Ketua Battik Andi Kusmayadi mengatakan, kelompoknya prihatin dengan adanya kasus Covid-19 di lingkungan sekolah dasar yang ada di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca Juga: Tiga Tips Belanja Keperluan Rumah Tangga Efektif Dan Tidak Boros

“Tujuannya agar anak-anak di sekolah tidak abai protokol kesehatan. Nah, ini diharapkan dengan kejadian tersebut khususnya siswa SD bisa meningkatkan protokol kesehatan,” kata Andi, yang dikenal dengan Uncle Otot.

Ia menuturkan, sosialisasi protokol kesehatan tersebut berkoordinasi dengan pihak sekolah dan satuan tugas (Sagtas) Covid-19 tingkat kecamatan. 

Datang ke setiap kelas, para badut pun mengecek penerapan protokol kesehatan terutama soal pemakaian masker dan menjaga jarak.

Baca Juga: Kapolres Purwakarta Komandoi Beri Bantuan Korban Bencana Longsor Cilulumpang

“Ada beberapa siswa yang kita temukan tidak memakai masker. Kita ingatkan dengan cara yang ceria yaitu dengan nyanyian agar mudah diingat oleh anak-anak,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X