• Minggu, 5 Desember 2021

Jadi Saksi Kasus Kekerasan Pelajar di Kota Bogor, Tiga Siswa SMA YPHB di DO

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:35 WIB
Ilustrasi kekerasan pelajar.  (Istimewa)
Ilustrasi kekerasan pelajar. (Istimewa)

JABARNEWS | BOGOR - Kasus kekerasan yang merenggut nyawa pelajar di Kota Bogor berbuntut panjang. Pasalnya, tiga siswa SMA YPHB yang telah ditetapkan menjadi saksi dikeluarkan alias di Drop Out (DO) oleh pihak sekolah.

Keputusan DO ketiga siswa SMA YPHB tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA YPHB Joko Pitoyo kepada orang tua murid saat dilakukan pertemuan di Kantor Kepala Sekolah SMA YPHB, Kota Bogor.

Sebagaimana diketahui, tiga siswa SMA PLUS YPHB terlibat dalam aksi kekerasan terhadap sesama pelajar. Namun, kejadian itu ditepis oleh pihak sekolah kepada Kantor Cabang Dinas (KCD).

Baca Juga: Inilah Mitos-mitos yang Masih Dipercaya Tapi Membahayakan Bayi, Kalian Pernah Lakukan?

Baca Juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah dan Ratusan Hektar Pertanian di Serdang Bedagai, Warga Belum Mengungsi

Hal tersebut dipertegas oleh surat informasi yang di keluarkan oleh pihak sekolah yang berisi hasil press conference ungkap perkara dari polres Kota Bogor dengan laporan polisi nomor : LP/B/759/X/2021/SPKT/POLRESTA/BOGOR KOTA/POLDA JAWABARAT. tanggal 6 Oktober 2021, bahwa pelaku utama yang mengakibatkan pelajar SMAN 7 Bogor meninggal adalah bukan pelajar SMA YPHB.

Dikutip dari JabarNews.com dari rmoljabar.id, saat dikonfirmasi, pihak keluarga menyayangkan sikap sekolah SMA YPHB yang mengeluarkan tiga siswa tersebut.

Pasalnya, ketiga siswa tersebut sudah dinyatakan tidak terlibat dan telah ditetapkan menjadi saksi.

Baca Juga: Tiga Efek Stres Pada Tubuh Menurut Dr. Kevin Mak, Salah Satunya Sulit Tidur

Baca Juga: Kota Depok Berstatus PPKM Level 2, Mohammad Idris Tetap Larang Kegiatan Penyebab Kerumunan, Ini Aturannya

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Sumber: rmoljabar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X