Daerah

Ribuan Pekerja Terkena Dampak Gelombang PHK di Bandung Barat

×

Ribuan Pekerja Terkena Dampak Gelombang PHK di Bandung Barat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi PHK karyawan
Ilustrasi PHK pekerja. (foto: istimewa)

Sepanjang 2024, Disnakertrans mencatat PHK terjadi di 29 perusahaan. Angka PHK melonjak akibat penutupan sejumlah industri, terutama pabrik pensil dan pabrik suplemen, yang berujung pada dirumahkannya ratusan pekerja.

Baca Juga:  Keuangan Pemkab Bandung Barat Bermasalah, TKK Digaji Cuma 9 Bulan

Menurut Heni, penurunan kinerja industri menjadi pemicu utama.

“Perusahaan produsen pensil karena turunnya pendapatan yang diduga akibat melemahnya penggunaan pensil di tengah masifnya digitalisasi. Kemudian, ratusan pekerja di pabrik suplemen di Padalarang juga menyumbang PHK ratusan karyawannya,” ucap Heni.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Cianjur Desak Dinas Pertanian Tanggap Atasi Dampak Bencana di Wilayah Selatan

Selain itu, sektor tekstil juga ikut tertekan. Penurunan produksi dan melemahnya daya beli memaksa sejumlah perusahaan mengurangi jumlah karyawan demi menekan biaya operasional.

Baca Juga:  Merasa di-PHK Tanpa Alasan, Ratusan Buruh Geruduk PT Hanyoung Cianjur

Disnakertrans menilai tidak seluruh perusahaan melaporkan PHK secara resmi. Kondisi ini menyulitkan pemerintah daerah dalam memetakan situasi ketenagakerjaan serta menyiapkan langkah perlindungan bagi pekerja terdampak.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34