Daerah

Sering Macet Gara-gara Pasar Tumbah, Dishub Jabar Ingin Buat JPO Jalur Selatan

×

Sering Macet Gara-gara Pasar Tumbah, Dishub Jabar Ingin Buat JPO Jalur Selatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi JPO. (Foto: Detik.com).
Ilustrasi JPO. (Foto: Detik.com).

“Peran serta masyarakat menaati lalu lintas sangat penting. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tidak bisa berjalan dengan baik jika tidak dibarengi kepatuhan,” katanya.

Ia mengatakan pula, pergerakan lokal atau di dalam wilayah Jabar relatif tinggi, yakni sekitar 43 juta orang. Kebanyakan merupakan pemudik lokal atau wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata selama libur panjang Idul Fitri.

Baca Juga:  Pemudik Wajib Tahu! Ini Titik Rawan Bencana di Jalur Selatan Kota Banjar

Pergerakan lokal itu di antaranya ke wilayah Pangandaran, Puncak, dan Lembang. Kemacetan panjang sempat terjadi di Puncak, Bogor demikian juga di Pangandaran dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Namun kemacetan itu cepat teratasi dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siapkan Ribuan Tiket Bus dan Kereta Api untuk Mudik Gratis Lebaran 2023, Buruan Daftar Disini!

Koswara juga menjelaskan, penggunaan Tol Cisumdawu sukses memperlancar arus mudik dari wilayah Bandung menuju ke Cipali serta jalur fungsional Tol Bocimi. Namun Tol Japek 2 dari Sadang-Karawang tidak digunakan karena di jalur utama yang disiapkan tidak terjadi kemacetan.

Baca Juga:  Jaksa Masuk Sekolah Hadir di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar: Edukasi Antikorupsi Sejak Dini

Terkait mudik gratis, Koswara menyatakan berjalan sukses dan sebagian besar tiket digunakan pemudik.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3