Daerah

Soal Penutupan Masjid Ahmadiyah di Garut, Sajajar Tegaskan Hal Ini

×

Soal Penutupan Masjid Ahmadiyah di Garut, Sajajar Tegaskan Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Masjid Ahmadiyah
Penutupan masjid Ahmadiyah di Garut. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menutup masjid Ahmadiyah di Kampung Nyalindung, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu pada Selasa (2/7/2024) lalu.

Diketahui, sejumlah warga di kampung itu sudah menjadi pemeluk Islam Ahmadiyah sejak 1970. Mereka juga hidup berdampingan dengan warga lain secara damai.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Ulum Sebut Keadaan Jalur Jabar Selatan Bisa Gairahkan Pariwisata, Benarkah?

Selama ini, umat Ahmadiyah di Nyalindung menggunakan masjid sebagai sarana ibadah mulai dari shalat 5 waktu hingga pengajian.

Namun, pasca protes yang dilayangkan ormas GERAM (Gerakan Anti Ahmadiyah), Satpol PP bergerak cepat menutup masjid Ahmadiyah di Nyalindung.

Baca Juga:  Gelombang Pasang Terjang Laut Selatan Ratusan Perahu Nelayan Rusak di Pantai Rancabuaya Garut

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Solidaritas Jaringan Antarumat Beragama (SAJAJAR) Usama Ahmad Rizal menilai tindakan Pemkab Garut tutup masjid Ahmadiyah di Nyalindung telah mencederai nilai toleransi.

Baca Juga:  Ini Alasan Rudy Gunawan Minta BJB Batasi Pinjaman ke ASN di Garut: 90 Persen Gaji Dipake Bayar Utang!
Pages ( 1 of 4 ): 1 234