Daerah

Sumedang Fest, Memudahkan Regulasi Dengan Literasi Digital

×

Sumedang Fest, Memudahkan Regulasi Dengan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Literasi Digital
Sumedang Fest, Memudahkan Regulasi Dengan Literasi Digital. (Foto: Istimewa).
Literasi Digital
Sumedang Fest, Memudahkan Regulasi Dengan Literasi Digital. (Foto: Istimewa).

Ada tiga pilar yang meningkat, yaitu Pilar 1 (Digital Skill) naik sebesar 0,08 poin, Pilar 2 (Digital Ethics) naik sebesar 0,15 poin, dan Pilar 3 (Digital Safety) naik 0,02 poin. Namun Pilar 4 (Digital Culture) menurun sebesar 0,06 poin.

“Pola pada pilar ini tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Secara umum urutan pada tiap indikator memiliki urutan yang sama walaupun terdapat kecenderungan penurunan pada tiap indikator pada indikator teratas,” kata Denden dalam keterangan yang diterima, Senin (11/6/2024).

Baca Juga:  Komisioner KPU Purwakarta Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya

“Seperti penyesuaian cara berkomunikasi agar kedua pihak tidak tersinggung mengalami penurunan dari 3,82 (tahun 2021) menjadi 3,81 (tahun 2022). Sedangkan indikator dengan nilai indeks terendah cenderung mengalami kenaikan. Seperti keterbiasaan mencari tahu apakah informasi yang ditemukan di website benar atau salah naik dari 3,05 (tahun 2021) menjadi 3,25 (pada 2022),” tambahnya.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Ulum Sebut Digitalisasi Jadi Salah Satu Solusi Dorong Perkembangan UMKM

Walaupun secara umum terdapat kenaikan indikator, namun pengetahuan responden mengenai perangkat keras dan lunak mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Pengetahuan perangkat keras mengalami sedikit penurunan dari 49% menjawab benar, menjadi 42% menjawab benar.

Baca Juga:  Usai Debat, Budisatrio Djiwandono Nilai Gibran Sangat Layak Jadi Cawapres

“Begitu juga pengetahuan tentang perangkat lunak yang mengalami penurunan dari 48% menjawab benar, menjadi 45% menjawab benar. Kegiatan Literasi Digital Sektor Pendidikan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024, tandasnya.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3