Telan Korban Jiwa 321 Orang, BNPB Tegaskan Gempa Cianjur Bukan Bencana Nasional

TIm SAR gabungan melakukan evakuasi korban gempa Cianjur yang tertimbun longsoran tanah
TIm SAR gabungan melakukan evakuasi korban gempa Cianjur yang tertimbun longsoran tanah. (foto: istimewa)

JABARNEWS │ CIANJUR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga tanggal 28 November 2022, sebanyak 321 warga meninggal dunia akibat gempa yang melanda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sebanyak 11 orang masih dinyatakan hilang. Sementara 108 orang mengalami luka berat dan masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

Baca Juga:  Walah! Kasus Covid-19 di Purwakarta Melejit Hingga 764 Kasus

Meski menelan banyak korban jiwa, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan gempa magnitudo yang melanda di wilayah Cianjur bukan merupakan bencana nasional. Dengan alasan tersebut, kata Suharyanto, kendali penuh penanganan gempa berada di bawah tanggung jawab Bupati Cianjur.

Baca Juga:  Kasus HIV/AIDS di Cianjur Meningkat, Pemerintah Diminta Pemkab Beri Pendampingan Maksimal bagi ODHA

“Kami tadi sudah rapat dengan pak bupati, mulai besok pak bupati akan memegang kendali penuh terkait dengan pelaksanaan tugas di lapangan baik terkait dengan pencarian dan pertolongan terkait dengan penanganan pengungsi, evakuasi termasuk pada saat nanti pembangunan rumah-rumah yang rusak,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Minggu.

Baca Juga:  Waduh, Artis TA Diamankan Polda Jabar karena Dugaan Prostitusi Online

Dalam pelaksanaan hariannya, kata Suharyanto, bupati sebagai komandan satuan tugas (satgas) akan dibantu Dandim dan Kapolres sebagai pengendali di lapangan.