Ridwan menjelaskan, tim satgas daerah turut melakukan pengawasan terhadap berbagai aspek teknis dalam pelaksanaan program tersebut.
Pengawasan mencakup kondisi sanitasi dapur, kandungan gizi makanan yang disajikan, hingga sistem pengelolaan limbah.
Pemantauan dilakukan bersama sejumlah instansi daerah. Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, berperan penting memastikan standar kesehatan serta kelayakan lingkungan dapur tetap terjaga.
Menurut Ridwan, evaluasi tersebut menunjukkan masih ada sejumlah catatan dalam pengelolaan beberapa dapur MBG.
Karena itu, pengelola SPPG diminta memperkuat komitmen dalam menyediakan layanan pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas.





