Dian menilai kehadiran jalan tol akan meningkatkan aksesibilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam memperkuat konektivitas kawasan Jawa Barat bagian timur dan selatan.
Untuk tahap awal, pembangunan diperkirakan diawali dengan proses pembebasan lahan pada periode 2028 hingga 2029.
Meski demikian, pemerintah daerah berharap tahapan tersebut bisa dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Selain proyek jalan tol, Dian juga mengungkapkan harapan agar Kuningan ke depan terhubung dengan jaringan kereta api yang menghubungkan Bandung, Cirebon, hingga Tasikmalaya.
Menurutnya, konektivitas tersebut berpotensi besar mendukung sektor pariwisata daerah.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa proyek jalan tol menjadi rencana paling realistis untuk direalisasikan dalam waktu dekat. (faj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





