Universitas BTH juga menyiapkan sejumlah inovasi pendidikan, termasuk program fast track bagi mahasiswa berprestasi untuk mempercepat jalur pendidikan dari S1 menuju S2 Farmasi maupun Pendidikan Profesi Apoteker.
Tak hanya itu, Program Studi Administrasi Rumah Sakit akan membuka skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi lulusan D3 Rekam Medik dan Informatika Kesehatan agar dapat melanjutkan pendidikan sarjana dengan sistem pengakuan pengalaman kerja dan capaian sebelumnya.
Di sisi internasionalisasi, kampus tersebut juga mulai menerima mahasiswa asing dari Thailand dan Nigeria pada sejumlah program studi kesehatan dan teknologi informasi.
Ketua Pembina Yayasan BTH, Yoris Rusamsi Ruswadi, mengatakan pihak yayasan akan terus mendorong investasi pada kualitas pendidikan dan inovasi program studi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Kami ingin Universitas BTH tidak hanya berkembang secara institusi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masa depan bangsa,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





