Uu Ruzhanul Ulum Tegaskan Jangan Ada Perploncoan saat Pengenalan Lingkungan Sekolah

Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Tahun 2022 se-Jabar secara hybrid, dari SMA Negeri 1 Cigombong Jl. Mayjen H.E. Sukma No. 297 Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (18/7/2022). (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BOGOR – Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, meski sempat dilarang, PLS atau dulu dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) tetap diperlukan untuk membangun kenyamanan dan rasa cinta almamater pada siswa.

Baca Juga:  Meski Terdampak Kekeringan, Presiden Jokowi Pastikan Stok Beras Aman

Untuk itu, Pemda Provinsi Jabar mendukung PLS selama ada perubahan stigma menjadi lebih baik.

“Pemdaprov Jabar bukan melarang melaksanakan PLS atau MOS, tapi harus ada perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, karena MOS ini penting untuk mengenal lingkungan,” kata Uu Ruzhanul Ulum saat membuka kegiatan PLS Tahun 2022 se-Jabar secara hybrid, dari SMA Negeri 1 Cigombong, Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (18/7/2022).

Baca Juga:  Kasus Perdagangan Anak Berkedok Yayasan di Bogor Terungkap, Polisi Terus Lakukan Penyidikan

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, PLS/MOS dapat membuat siswa merasa lebih nyaman dalam menerima pembelajaran di sekolah.

“Justru kenal dengan lingkungan, guru, dan teman itu akan membuat anak belajar nyaman, sehingga anak akan mampu menerima ilmu yang disampaikan oleh guru dengan maksimal,” ucapnya.

Baca Juga:  Enam Mafia Tanah di Bogor Palsukan Sertifikat Tanah Ditangkap, Kerugian Capai Rp15 Miliar