“Kami berharap Bank BJB dapat mengambil peran lebih aktif dalam memberikan alternatif pembiayaan yang sehat, sehingga masyarakat tidak lagi terjerat pinjaman dengan bunga mencekik,” katanya.
Selain menyoroti peran sosial, Komisi III DPRD Jabar juga menilai kinerja Bank BJB Cabang Sumber menunjukkan tren positif. Pertumbuhan laba, aset, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga penyaluran kredit dinilai mengalami perkembangan yang cukup baik.
Jajang menyebut rasio BOPO atau Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional berhasil ditekan sehingga mencerminkan efisiensi operasional bank yang semakin baik. Sementara rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) mengalami kenaikan tipis namun masih dalam batas aman.
“Secara umum, kami melihat kinerja Bank BJB Cabang Sumber cukup baik dan menunjukkan tren yang positif. Ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD Jabar mengingatkan agar Bank BJB tetap berhati-hati dalam menyalurkan kredit komersial karena sektor tersebut dinilai menjadi salah satu penyumbang pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) akibat kredit macet.





