• Kamis, 21 Oktober 2021

Karena Ini, Uu Ruzhanul Ulum Hentikan Operasional Pabrik Tepung Tapioka di Karawang

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 18:49 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghentikan sementara operasional pabrik tepung tapioka dan pemanis di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (4/10/21). (DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghentikan sementara operasional pabrik tepung tapioka dan pemanis di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (4/10/21). (DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat)

JABARNEWS | BANDUNG - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghentikan sementara operasional pabrik tepung tapioka dan pemanis skala besar di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (4/10/2021).

“Kami (Pemerintah Provinsi Jabar) dengan dinas lingkungan hidup, polisi lingkungan hidup, dan dinas kabupaten setempat, bersepakat menghentikan sementara operasional (pabrik). Bukan ditutup atau dicabut, tapi hentikan sementara,” tegasnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2021).

Adapun alasan penghentian sementara operasional pabrik tepung tapioka dan pemanis in, dinilai mencemari Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya.

Baca Juga: Begini Cara Mengecat Tembok Dengan Pola Batu Bata

Baca Juga: Jadi Korban Tabrak Lari di Tanjung Morawa, Dua Warga Serdang Bedagai Tewas

Akibat pencemaran sungai oleh pabrik tepung tapioka tersebut Sungai Cilamaya berwarna hitam dan berbau sehingga mengganggu ekosistem makhluk hidup dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Begini Cara Untuk Menjinakkan Kucing Liar Yang Galak

Baca Juga: Pilkades Serentak di Purwakarta Akankah Ditunda Lagi? Ini Kata Ambu Anne

“Masyarakat meminta sampai ‘ceuk orang Sunda mah ngalengis’ atau menangis. Karena memang bau, air tidak bisa dimanfaatkan,” kata Wagub.

Halaman:

Editor: Iqbal Safana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X