Jurnal Warga

112 Desa Belum Teraliri Listrik, Kok Bisa?

×

112 Desa Belum Teraliri Listrik, Kok Bisa?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi warga masih memanfaatkan penerangan secara tradisional.
Ilustrasi warga masih memanfaatkan penerangan secara tradisional.. (foto: stimewa)
Ilustrasi warga masih memanfaatkan penerangan secara tradisional.
Ilustrasi warga masih memanfaatkan penerangan secara tradisional.. (foto: stimewa)

Negara lah yang bertanggung jawab memastikan setiap individu rakyat terpenuhi kebutuhan listriknya, dengan harga listrik murah bahkan gratis, layanan merata sampai ke pelosok.

Dalam mengelola layanan listrik ini, negara menyediakan sarana prasarana terbaik sehingga memudahkan rakyat dalam mengaksesnya.

Baca Juga:  Prajurit TNI Jadi Korban Penikaman Orang Tak Dikenal Saat Berada di Pasar

Pemerintah dalam negara Islam wajib untuk memenuhi kebutuhan pokok rakyat karena pemimpin dalam Islam adalah raa’in atau pengurus urusan rakyat. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.

Baca Juga:  Gugur Dalam Tugas, Bupati Karawang Sampaikan Kabar Duka Atas Meninggalnya Prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak

“Imam adalah raa’in (gembala) dan dia bertanggung jawab atas rakyatnya.” (HR Bukhari)

Maka tata kelola negara yang kapitalistik tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini. Hanya penerapan aturan Islam secara menyeluruh akan mampu mewujudkan pemerataan listrik di seluruh wilayah. Wallahualam bissawab. (*)

Baca Juga:  Jurnalis Jadi Sasaran Teror, Bom Rakitan Meledak Tak Jauh dari Rumahnya

Oleh Ummu Aidzul

*) Tenaga Pendidik

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 5 of 5 ): 1 ... 34 5