Nasional

Desak Tunjangan DPR Dihapus, PDI Perjuangan: Kalau Punya Empati Tak Ada Fasilitas dari Pajak Rakyat

×

Desak Tunjangan DPR Dihapus, PDI Perjuangan: Kalau Punya Empati Tak Ada Fasilitas dari Pajak Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menegaskan tunjangan DPR harus dihapus karena membebani pajak rakyat.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Fraksi PDI Perjuangan menekankan bahwa nilai etik, empati, dan simpati harus menjadi jiwa dalam gerak politik DPR, bukan sekadar mengacu pada kesepakatan legal formal.

Said menyebut pimpinan fraksi sudah memberi peringatan agar seluruh anggota PDI Perjuangan di DPR memiliki sense of crisis, bersikap tepo seliro, dan selalu mewawas diri.

Baca Juga:  Gara-gara Ingin Maju di Pilkada Jabar 2024, Uu Ruzhanul Ulum Dilempar ke Dapil VIII Cirebon dan Indramayu

“DPR ini etalase, tempat rakyat berhak mempersoalkan hal-hal yang dianggap menyimpang dan tidak patut,” ujarnya.

Atas dasar pertimbangan itu, Fraksi PDI Perjuangan DPR RI menegaskan agar tunjangan perumahan DPR dihentikan. Selain itu, fasilitas lain yang berada di luar batas kepatutan juga harus dihapus.

Baca Juga:  Presidium JIM Desak Ketua DPRD Cianjur Mundur Imbas Pernyataan soal Pembubaran DPR

“Semua itu akan menjadi pelajaran buat kami ke depan,” tutup Said.(red)

Pages ( 3 of 3 ): 12 3