Nasional

Banyak Anak SMP Belum Bisa Baca, DPR RI Khawatir Bukan Indonesia Emas Tapi Cemas

×

Banyak Anak SMP Belum Bisa Baca, DPR RI Khawatir Bukan Indonesia Emas Tapi Cemas

Sebarkan artikel ini
Furtasan Ali Yusuf DPR RI dalam rapat Komisi X bahas literasi anak Indonesia dan kasus korupsi Chromebook Kementerian Pendidikan
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem Furtasan Ali Yusuf (Foto: Instagram @furtasanaliyusuf)

“Saya masuk ke kelas-kelas, ngecek, ngetes sekilas saja, suruh nulis ‘Indonesia Raya’ ‘Indonesia Emas’ ‘Indonesia Masa Depan’, agak susah mereka, itu kelas 1 SMP,” ungkap Furtasan.

Menurutnya hal tersebut dikarenakan kurikulum yang diterapkan sebelumnya itu mendorong siswa tetap naik kelas meski belum memiliki kemampuan dasar seperti membaca dan menulis.

Baca Juga:  PPDB Zonasi dan Kurikulum Merdeka Jadi Fokus Evaluasi di Bandung

“Saya sering coba tanya kenapa ini kepada Kepala Sekolah, ternyata memang kurikulum yang kemarin kita terapkan itu mengharuskan anak bisa baca atau tidak bisa baca tetap dinaikin kelas,” terang Furtasan.

Baca Juga:  Setelah Dua Kali Ditolak KPU Sergai, Soekirman Kembali Mendaftar

Ia juga menyebut bahwa fenomena ini merupakan tantangan serius bagi dunia pendidikan Indonesia.

Lebih jauh, Furtasan juga menyoroti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK yang selama 2013-2024 selalu diraih Kementerian Pendidikan. Menurutnya, WTP belum tentu mencerminkan kinerja keuangan yang efektif dan efisien.

Baca Juga:  Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi di Puskesmas Plered Ditunda, Ini Alasannya
Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34