
Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah mengusut kasus dugaan aksi perundungan dan kekerasan dalam kegiatan perpeloncoan yang dinamai ‘Lingkaran Setan’ pada kelompok pramuka di SMAN 1 Ciamis.
Menurut Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo, ada setidaknya 18 siswa yang menjadi korban dalam kegiatan perpeloncoan tersebut.
Baca Juga: Meski Tak Terdampak Ransomware, Bey Machmudin Minta Keamanan Data Pemprov Jabar Diperkuat
“Sejauh ini sudah ada enam orang yang diperiksa, terdiri dari dua korban, tiga saksi, dan satu pembina pramuka dari sekolah,” tandasnya. (Red)





