Kemarahan publik semakin memuncak ketika di media sosial beredar perbandingan penghasilan Uya Kuya sebagai artis Rp10 juta dengan gajinya sebagai anggota DPR.
Hal ini dinilai menunjukkan ketidakpekaan terhadap kesulitan masyarakat.
Meski Eko Patrio dan Uya Kuya telah menyampaikan permintaan maaf, tindakan mereka dinilai berkontribusi pada meningkatnya gelombang protes terkait kenaikan tunjangan DPR RI.
Puncak kemarahan publik terlihat saat aksi unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan digelar pada 25 Agustus 2025.
Demonstrasi kembali terjadi pada 28 Agustus 2025, bertepatan dengan insiden tragis meninggalnya driver ojek online, Affan Kurniawan, yang tertabrak mobil Brimob.





