Nasional

Pemburu Hoaks di Indonesia Terancam, Koalisi Cek Fakta Desak Perlindungan

×

Pemburu Hoaks di Indonesia Terancam, Koalisi Cek Fakta Desak Perlindungan

Sebarkan artikel ini
Pemeriksa fakta Indonesia hadapi ancaman intimidasi & kekerasan digital. Koalisi cek fakta desak perlindungan khusus dari Dewan Pers.
Audiensi Koalisi Cek Fakta dengan Dewan Pers membahas tentang perlindungan bagi pemeriksa fakta (Foto: Istimewa)

Survei juga menunjukkan 21,05% responden pernah mengalami intimidasi saat mempublikasikan konten cek fakta, terutama terkait politik, satir, kesehatan, Pemilu, dan sepak bola. Dampak yang ditimbulkan meliputi trauma, keengganan menulis artikel, dan bahkan berhenti dari profesi pemeriksa fakta.

Naharin Ni’matun Koordinator AJI Indonesia menyampaikan bahwa pemeriksa fakta terancam Undang-Undang ITE dan memerlukan perlindungan khusus. Ia juga mengusulkan agar pemeriksa fakta dapat dikategorikan sebagai “Human Rights Defender” (HRD).

Baca Juga:  Dewan Pers Ingatkan Wartawan Jaga Netralitas Pemberitaan di Pemilu 2024

Selain itu, disarankan adanya SOP pendampingan, kerja sama dengan lembaga strategis seperti Dewan Pers, dan harapan agar karya cek fakta mendapatkan hak serupa karya jurnalistik.

Baca Juga:  Perpres Media Sustainability Segera Diterbitkan, Isinya Mengatur Pola Kerja Sama Hubungan dengan Platform Global

Aribowo Sasmito dari MAFINDO menambahkan bahwa tanda-tanda serangan terhadap jurnalis dan pemeriksa fakta baik dari media maupun non-media sudah mulai kembali menjadi tren, termasuk kasus doxing nomor pribadi dan ancaman somasi.

Felix Lamuri Direktur Eksekutif AMSI juga mendukung gagasan pemeriksa fakta sebagai HRD dan pentingnya berjejaring dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Asyik Berpesta Miras, Sepuluh Anggota Geng Motor Ini Tak Berkutik Saat Digerebek

Abdul Manan, Anggota Dewan Pers Periode 2025 – 2028, menyatakan bahwa status akan berpengaruh dengan mekanisme perlindungannya.

Ia menyarankan untuk membuat pemetaan atau klasterisasi pemeriksa fakta wartawan atau bukan, yang akan berpengaruh untuk perlindungan cek fakta.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3