Nasional

Penanganan DBD dengan Nyamuk Wolbachia Lebih Hemat Anggaran hingga Ratusan Juta, Ini Penjelasannya

×

Penanganan DBD dengan Nyamuk Wolbachia Lebih Hemat Anggaran hingga Ratusan Juta, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Nyamuk
Ilustrasi nyamuk Wolbachia. (Foto: Unsplash/Syed Ali).
Nyamuk
Ilustrasi nyamuk Wolbachia. (Foto: Unsplash/Syed Ali).

Nyamuk wolbachia diharapkan bisa jadi solusi pengurangan kasus DBD tersebut. Pada prinsipnya, cara tersebut memanfaatkan bakteri alami wolbachia yang banyak ditemukan pada 60 persen serangga.

Baca Juga:  Pendaftaran Calon Pilkada Depok Tinggal Sebulan, Golkar dan PSI Tunggu Ini

Bakteri itu selanjutnya dimasukkan dalam nyamuk aedes aegypti, hingga menetas dan menghasilkan nyamuk aedes aegypti dengan wolbachia.

Nyamuk aedes aegypti yang telah terinfeksi wolbachia tidak dapat menularkan virus DBD kepada manusia. Sebab, perkembangan virus dengue tersebut telah dihambat oleh bakteri wolbachia.

Baca Juga:  Duh! Dari Januari-April 2023, 88 Kasus DBD Ditemukan di Ciamis

Selain Yogyakarta dan Bantul, Kementerian Kesehatan berencana untuk memperluas area penyebaran nyamuk Wolbachia di lima kota di Indonesia. Di antaranya, Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang. (Red)

Baca Juga:  Dinkes Kota Bandung Minta Masyarakat Tanggap DBD

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 3 of 3 ): 12 3