Nasional

Petani Indramayu Harus Patuhi Jadwal Tanam Pemkab

×

Petani Indramayu Harus Patuhi Jadwal Tanam Pemkab

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | INDRAMAYU – Kemarau panjang yang terjadi sekarang ini, membuat pihak Pemkab Indramayu harus berupaya seefektif mungkin dalam menggunakan air. Pemkab meminta kepada petani untuk mematuhi jadwal tanam serta penggelontoran air irigasi

Hal itu karena sebagian petani masih mengabaikan aturan, sehingga dapat merusak sistem yang sudah disepakati.

Wakil Bupati Indramayu, Supendi mengakui hal itu. Krisis air pada musim gadu tahun ini dirasakan paling parah dialami para petani di Bumi Wiralodra. Salah satu faktornya, karena belum patuhnya para petani menaati jadwal tanam. Pembagian air irigasi pun menjadi terganggu.

Baca Juga:  Wajib Coba, Ini Soto Legendaris Yang Ada di Purwakarta

’’Petani kita belum disiplin. Baik dalam menaati jadwal tanam maupun jadwal gilir air, padahal itu sudah ditetapkan,” ungkap Supendi seperti dikutip radarindramayu.

Makanya ke depannya, Supendi meminta petani untuk mematuhi jadwal tanam serta pembagian air yang sudah disepakati guna menghindari risiko kerusakan tanaman karena faktor musim. Terutama saat musim tanam gadu tiba.

Baca Juga:  Bamsoet Mintai Pemerintah Perlu Perbarui Rumusan Berantas Intoleransi

Menurut dia, wajar jika terjadi kegaduhan tatkala terjadi krisis air. Sebab mayoritas masyarakat Indramayu sangat mengandalkan sektor pertanian untuk kehidupan sehari-hari. Dari hasil tanaman padi yang mereka tanam.

Demikian pula dengan Pemkab Indramayu beserta jajaran terkait. Dibuat kelabakan tatkala petani menjerit butuh air untuk sawah-sawah mereka.

Karena itu, bersama stakeholder terkait ikut langsung melakukan berbagai upaya penyelamatan dari ancaman gagal panen. Bahkan, jajaran TNI dan kepolisian pun ikut dilibatkan.

Baca Juga:  BNN Jabar Tes Urine Di Terminal Cicaheum, Ada Apa Ya?

Tapi upaya itu kadang tidak menuai hasil optimal. ’’Sehingga kembali kepada para petani itu sendiri. Ke depan harus disiplin, patuh pada apa yang sudah ditetapkan. Kondisi yang terjadi sekarang ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” tandas dia. (Abh)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan