Nasional

Setelah Motor, BGN Kini Disorot Soal Pengadaan Kaus Kaki dan Laptop 

×

Setelah Motor, BGN Kini Disorot Soal Pengadaan Kaus Kaki dan Laptop 

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memaparkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana (Foto: Dok. BGN)

​Terkait alat makan, BGN mengalokasikan anggaran untuk 315 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibiayai oleh APBN.

Dalam rincian anggaran yang dipaparkan, Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pagu untuk pengadaan alat makan ditetapkan sebesar Rp89,32 miliar dengan realisasi efisien di angka Rp68,94 miliar.

Baca Juga:  Kemensos Bangun Dapur MBG di Sekolah Rakyat, Target 3.000 Porsi per Hari

Sementara untuk pengadaan alat dapur, BGN mengalokasikan pagu sebesar Rp252,42 miliar dengan realisasi mencapai Rp245,81 miliar.

“Pagu anggarannya senilai Rp215 miliar,” ujar Dadan mengenai total alokasi untuk SPPG. Ia menambahkan bahwa pembangunan satuan pelayanan tersebut sudah mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) menteri terkait.

Baca Juga:  Tidak Diperpanjang, Masa PSBB Jabar Hingga 19 Mei

Polemik Kaus Kaki dan Peran Unhan

​Selain alat makan, pengadaan kaus kaki juga sempat menjadi sasaran kritik. Namun, Dadan menjelaskan bahwa BGN tidak mengurusi pengadaan tersebut secara langsung.

Baca Juga:  Menpora Dito Harap Program MBG Jadi Langkah Lahirkan Atlet Kelas Dunia
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3