Nasional

Wah! DPR RI Sebut Sistem Proporsional Tertutup Bahayakan Demokrasi, Ini Sebabnya

×

Wah! DPR RI Sebut Sistem Proporsional Tertutup Bahayakan Demokrasi, Ini Sebabnya

Sebarkan artikel ini
Yanuar Prihatin
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin. (Foto: Dok. DPR RI).

JABARNEWS | BANDUNG – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin mengatakan bahwa sistem proporsional tertutup bisa membahayakan demokrasi.

Menurut Yanuar, hal tersebut karena bakal merugikan partai politik (parpol) sebagai peserta pemilihan umum (Pemilu).

Baca Juga:  KPU & PWI Kota Bandung Sepakat Tekan Laju Berita Hoaks Jelang Pemilu/Pilkada 2024

“Bila MK memaksakan sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024, parpol sebagai peserta pemilu paling rugi. Tanda bahaya untuk perjalanan demokrasi,” kata Yanuar dalam keterangannya, Rabu (7/6/2023).

Dia menjelaskan, internal parpol akan mengalami guncangan karena mesin parpol akan kekurangan energi sebagai akibat pasifnya sejumlah calon anggota legislatif (caleg) yang berada di urutan lebih bawah. Tidak dimungkiri, bisa saja ada caleg yang memilih diam untuk bertarung atau mundur.

Baca Juga:  KLHK Klaim Pengelolaan Sampah di Indonesia Terus Membaik, Benarkah?

Padahal, lanjut Yanuar, kegairahan seseorang menjadi caleg, antara lain, karena adanya keadilan dalam sistem proporsional terbuka. Sistem ini membuat caleg terpilih itu atas dasar suara terbanyak, bukan karena nomor urut.

Baca Juga:  Kasus Covid di Tanah Air Kembali Meningkat, Jabar Jadi Yang Paling Tinggi
Pages ( 1 of 3 ): 1 23