Nongkrong di Warkop Saat PPKM Darurat, 8 Petugas Dishub DKI Dipecat

JABARNEWS | JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sanksi berat telah diberikan kepada delapan petugas yang kepergok nongkrong di warung kopi (warkop) di atas pukul 21.00 WIB.

“Kami berikan sanksi berat, berupa pemutusan kontrak sebagai PJLP (Penerimaan Penyedia Jasa Lainnya) Dinas Perhubungan,” kata Syafrin, Jumat (9/7/2021).

Adapun pemecatan dilakukan itu diambil per Jumat (9/7/2021), setelah oknum petugas Dishub menjalani pemeriksaan intensif, dan dinilai telah melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca Juga:  Mengeksplorasi Ragam Tempat Wisata Di Desa Karang Tengah Bogor

Syafrin mengataka, peristiwa pelanggaran itu terjadi pada Kamis (8/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB di sekitar Patal Senayan, Jakarta Selatan. Usai bertugas, mereka seharusnya ke Mapolda Metro Jaya untuk mengikuti apel.

Baca Juga:  Anne Ratna Mustika: Bangkitkan Rasa Persatuan dalam Membangun NKRI

Namun, katanya, mereka justru nongkrong di warkop di sekitar lokasi. Dalam pemeriksaan, lanjut Syafrin, delapan petugas itu mengakui atas tindakan yang mereka lakukan.

“Mereka seharusnya melaksanakan apel bersama di Polda. Tetapi kemudian, mereka tidak apel, langsung nongkrong, ngopi, makan minum di warung kopi sekitar Patal Senayan,” kata Syafrin.

Baca Juga:  Doa Bersama Untuk Pilkada Aman Dan Kondusif

“Jadi kita berikan, tindakan tegas. Hukuman sanksi berat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Video sejumlah petugas Dishub yang nongkrong di warkop itu semula ramai di media sosial. Mereka nongkrong di warkop yang semestinya tak membuka layanan makanan di tempat dan tutup di atas pukul 20.00 WIB, sebagaimana aturan selama PPKM Darurat. (Red)