Menurutnya, fasilitas latihan yang memadai menjadi kunci penting dalam menjaga performa tim. Ia menilai pemain membutuhkan lingkungan latihan yang lebih baik agar dapat mengembangkan kemampuan secara optimal.
“Pemain butuh standar yang lebih baik lagi,” katanya.
Hodak juga menyoroti perbedaan signifikan antara fasilitas klub di Indonesia dengan Eropa. Ia menyebut bahkan klub di divisi bawah Eropa telah memiliki pusat latihan sendiri, sehingga tidak selalu bergantung pada stadion utama.
“Di Eropa bahkan divisi tujuh punya tempat latihan sendiri. Mungkin tidak yang terbaik, tapi tidak terus menerus menggunakan stadion untuk latihan,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap kualitas lapangan latihan dapat segera ditingkatkan guna mengurangi risiko cedera pemain selama menjalani program latihan intensif.





