Manajemen Persib Akan Usut Tuduhan Pengaturan Skor

JABARNEWS | BANDUNG – Manajemen Persib Bandung akan mengusut tuntas kasus tuduhan pengaturan skor yang ditujukan kepada Supardi, Ardi Idrus, Eka Ramdani, dan Ghozali Siregar.

Pernyataan itu disampaikan dua Komisaris Persib, Umuh Muchtar dan Zaenuri Hasyim kepada wartawan saat tiba dari Yogyakarta setelah melakoni pertandingan melawan PSIS Semarang.

Sejak minggu (18/11/2018), tersebar luas screenshoot percakapan seseorang mengenai tuduhan pengaturan skor terhadap empat penggawa Persib agar di pertandingan melawan PSMS Medan Persib kalah. Karena tuduhan itu pulalah yang menyebabkan pada pertandingan melawan PSIS kemarin, Supardi dan Ardi Idrus tak dibawa untuk memperkuat Persib.

Baca Juga:  Bruno Cantanhede, Mulai Menarik Perhatian Pendukung Persib

Umuh mengatakan, usai pertandingan dirinya sempat marah besar, tapi bukan marah kepada pemain karena kalah tapi karena mendengar isunya yang sudah tersebar.

“Ini kan gila, bagaimana mungkin bisa ada tuduhan seperti itu. Saya kira yang nuduh itulah pelaku pengaturan skor. Sehingga dia menuduh orang lain yang melakukannya karena dia takut ketahuan,” ujar Umuh, kepada wartawan, Senin (19/11/2018).

Mengenai masalah tersebut, Umuh mengaku dirinya sudah berkomunikasi dengan Supardi dan Ardi meski baru melalui telpon. Disebutkannya, keduanya menjelaskan masalah yang tengah menimpanya itu sambil menangis.

Baca Juga:  Persib Bandung Gerber Latihan Persiapan Hadapi Persija

“Supardi merasa sangat sakit hati. Dia sampai bilang dia sudah main sekitar tiga puluh kali, tapi karena melakukan satu kesalahan sampai dibegitukan. Ini tidak benar yah,” sebut Umuh yang juga menjabat sebagai Manajer Persib ini.

Baik Umuh maupun Zaenuri tak tahu persis dari mana tuduhan itu muncul. Namun mereka memastikan jika manajemen Persib akan mengusut masalah ini.

“Harus diusut karena ini sudah jelas pelecehan dan mencemarkan nama baik. Kasihan ya mereka, saya percaya sama mereka (pemain), mereka tidak akan melakukan hal seperti itu. Sedikit pun saya tidak percaya dengan tuduhan itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Ardi Mantap Bertahan Di Persib

Umuh mengaku awalnya dia tak ingin berbicara tentang masalah itu kepada publik. Akan tetapi, karena masalahnya sudah ramai beredar di media sosial dan memang tuduhannya tak masuk akal, akhirnya dia pun mau berbicara kepada media.

“Tadinya saya tidak mau bicara dulu karena ingin menyelesaikan masalahnya terlebih dulu. Tapi karena sudah rame jadi saya bicara biar masyarakat khususnya bobotoh tidak simpang siur dan tidak pusing. Kita akan tuntut orang yang melakukan tuduhan ini,” tandasnya. (Ely)

Jabarnews | Berita Jawa Barat