aqua

Bergulir Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, Begini Kata DPD RI

Tidak usah mengada-ngada lagi. Mungkin itu lagi genit aja, genit-genit politik sah-sah saja.

Ketua Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Majelis Permusyawarat Rakyat (MPR), Intsiawati Ayus, (Foto: Rian/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG - Beberapa waktu lalu mencuat wacana perubahan sistem masa jabatan presiden yang diusulkan menjadi 3 periode mendapat perhatian publik.

Menanggapi wacana tersebut, Ketua Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Majelis Permusyawarat Rakyat (MPR), Intsiawati Ayus, S.H., M.H mengatakan, hal itu biasa saja. Pasalnya, dalam mengesahkan suatu keputusan harus berdasarkan pada hasil kesepakatan wakil-wakil rakyat.

Baca Juga:

DPD Dorong Apkasi Otonomi Expo 2019 Sebagai Media Promosi Potensi Daerah

Ingin Jadi Ketua MPR, Cak Imin Minta Dukungan Ma'ruf Amin



"Kalau bahasa kami (DPD) agenda dari amandemen ini adalah agenda yang mencerminkan keinginan dari dan kebutuhan dari masyarakat karena apa Karena MPR itu wujud dari kedaulatan rakyat. Jadi keinginan dari rakyat," kata Intsiawati kepada di Bandung, Senin (9/12/2019).

Dia menilai, wacana jabatan presiden menjadi 3 periode itu tergantung kepada rakyat. Karena, argumentasi yang dilakukan oleh para mengusung (perwakilan rakyat) harus sesuai dengan data dan fakta yang ada di masyarakat.

"Sah-sah saja dinamika di Republik ini kan tinggi, baik oleh perorangan, oleh kelompok orang. Namun, kalau saya di posisi DPD kita gimana komitmen dan konsisten saja," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : DPD RI Presiden 3 Periode MPR RI Amandemen Jabarnews Berita jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Bursa Kursi Ketua MPR Banyak Diminati

Undang-Undang Narkoba Sudah Harus Diamandemen

Wakil Ketua MPR Minta Lembaga Penyiaran Jadi Media Penyeimbang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi